PMI JEMBER – Pelaksanaan donor darah di Masjid Darussalam, Desa/Kecamatan Tempurejo, yang digelar malam nuzulul Quran 17 Ramadan 1447 H, tepatnya 6 Maret 2026 menghasilkan catatan unik. Alih-alih kekurangan, Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember justru melaporkan surplus stok darah untuk golongan A dan AB, sehingga proses donor bagi sebagian warga terpaksa ditunda.
Meski antusiasme warga cukup tinggi, hasil akhir perolehan kantong darah di lokasi ini hanya mencapai belasan saja. Hal ini disebabkan oleh kebijakan petugas yang sementara hanya menerima pendonor dengan golongan darah B dan O.
Ketua PMI Kabupaten Jember menyatakan bahwa langkah ini diambil karena ruang penyimpanan di UDD PMI Jember saat ini sedang mengalami kelebihan muatan (melimpah) untuk golongan darah A dan AB. “Kami harus menyesuaikan dengan kapasitas ruang simpan. Karena stok A dan AB masih sangat mencukupi, kami arahkan pendonor golongan tersebut untuk menunda dulu aksinya agar kualitas darah tetap terjaga dan tidak mubazir,” ungkap Ketua PMI Kab Jember Zainollah.
Bambang, selaku penggerak donor darah di Masjid Darussalam Tempurejo, membenarkan adanya sejumlah calon pendonor yang diminta pulang tanpa sempat menyumbangkan darahnya. Meski target awal belum tercapai karena faktor teknis tersebut, pihaknya tetap mengapresiasi semangat warga yang hadir.
Untuk memeriahkan kegiatan di bulan suci ini, ada apresiasi khusus bagi mereka yang berhasil mendonorkan darahnya. Suvenir Khusus diberikan untuk Setiap pendonor yang sukses diambil darahnya mendapatkan hadiah tambahan.
Sebuah tumbler cantik diberikan sebagai kenang-kenangan sekaligus pengingat untuk tetap menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa Kegiatan donor darah selama Ramadan ini diharapkan dapat terus menjaga stabilitas stok darah di Kabupaten Jember, khususnya untuk golongan darah yang masih membutuhkan tambahan pasokan.












